Pengaruh Jumlah Layer Pada Komposit Hybrid Anyaman Serat Bambu Dan Woven Terhadap Kekuatan Bending Dan High Velocity Impact
Komposit Hybrid merupakan komposit yang menggabungkan antara serat alam dan serat sintetis. Ketebalan pada komposit hybrid berpengaruh terhadap ketahanan akibat impak balistik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ketahanan komposit hybrid dengan variasi jumlah layer. Material yang digunakan dalam penelitian ini berupa serat bambu sebagai skin, woven 600 gsm sebagai core dan resin epoxy sebagai matriks. Dalam penelitian ini menggunakan variasi jumlah layer sebanyak 5, 7, dan 9 layer. Proses pembuatan komposit hybrid anyaman bambu dan woven menggunakan metode compression molding. Penelitian ini melakukan dua pengujian yaitu pengujian bending dengan menggunakan ASTM D3039 dan uji high velocity impact dengan menggunakan standar NIJ 0108.01. Hasil uji bending dari bahan penyusun komposit hybrid dengan jumlah layer 5 menghasilkan kekuatan bending paling tinggi sebesar 77,1 MPa lalu 7 layer sebesar 2,19 MPa dan yang paling tebal dengan jumlah layer 9 sebesar 0,75 MPa. Sedangkan hasil dari uji high velocity impact peluru tidak ada yang mampu menembus lapisan komposit anyaman serat bambu namun spesimen komposit mengalami deformasi yang sama dengan besaran kerusakan yang berbeda.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602200131
Keyword
Komposit Bambu woven Uji Bending Uji High Velocity Impact