PERENCANAAN TAMBAK UDANG TRADISIONAL DI LAMPUNG TIMUR
Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil utama udang
vannamei di Indonesia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir,
produksi udang di wilayah Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung
Timur mengalami penurunan akibat serangan penyakit Acute
Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) serta penurunan kualitas
sistem sirkulasi air tambak akibat pendangkalan saluran irigasi. Kondisi
tersebut berdampak pada penurunan produktivitas tambak dan
perekonomian masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk
merencanakan desain tambak udang vannamei tradisional yang efisien
dan berkelanjutan di wilayah Labuhan Maringgai. Perencanaan
dilakukan melalui analisis data hidrologi, klimatologi, dan pasang
surut, serta perhitungan kebutuhan air dengan mempertimbangkan
proses infiltrasi, evaporasi, presipitasi, dan operasi tambak. Selain itu,
perencanaan meliputi penentuan layout tambak, dimensi petakan,
saluran air, serta bangunan pendukung tambak. Hasil perencanaan
diharapkan mampu menghasilkan rancangan tambak dengan sistem
sirkulasi air yang optimal, efisien secara teknis, dan sesuai dengan
kondisi geografis wilayah setempat. Dengan demikian, penelitian ini
dapat menjadi acuan dalam pengembangan kembali tambak udang
vannamei tradisional di Labuhan Maringgai guna meningkatkan
produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602200125
Keyword
Labuhan Maringgai Desain tambak sistem sirkulasi air tambak tradisional udang vannamei Design planning Traditional Ponds Vannamei Shrimp Water Circulation System