Parameter Mutu Simplisia Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) yang Diperoleh dari Berbagai Metode Pengeringan
Daun jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional karena kandungan metabolit sekundernya. Dalam proses pembuatan obat tradisional diperlukan bahan baku yang memenuhi persyaratan mutu, khasiat dan keamanan, upaya yang dapat dilakukan dalam memenuhi persyaratan tersebut dengan melakukan standardisasi terhadap bahan baku obat. Kualitas simplisia yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh metode pengeringan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai metode pengeringan terhadap parameter mutu simplisia daun jambu biji berdasarkan parameter spesifik dan non spesifik. Daun jambu biji dikeringkan dengan lima metode pengeringan yaitu oven suhu 40°C selama 4 jam, sinar matahari tidak langsung 64 jam, diangin-anginkan 168 jam, sinar matahari langsung 24 jam, dan dehidrator suhu 40°C selama 14 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan memberikan perbedaan terhadap parameter
mutu spesifik dan non spesifik pada simplisia yang dihasilkan. Hasil metode pengeringan yang terbaik pada parameter mutu non spesifik dan parameter mutu spesifik terbaik pada metode pengeringan dehidrator dengan hasil (p <0,05). Hasil standardisasi parameter spesifik dan non spesifik pada simplisia daun jambu biji memenuhi persyaratan standar
yang terdapat pada Farmakope Herbal Indonesia.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602200122
Keyword
Daun jambu biji Metode pengeringan Parameter spesifik Parameter non spesifik Standardisasi