Pengembangan Hidrogel TKKS CMC/AgNP Sebagai Agen Antibakterial Kandidat Wound Dressing Pada Luka Terbuka
Luka terbuka rentan terhadap infeksi bakteri sehingga memerlukan pembalut luka yang mampu menjaga kelembapan dan memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan hidrogel patch berbasis carboxymethyl cellulose (CMC) dari selulosa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang diperkaya nanopartikel perak (AgNP) sebagai kandidat wound dressing antibakteri. AgNP disintesis melalui metode reduksi kimia menggunakan AgNO₃, glukosa, dan trisodium sitrat dengan variasi rasio dan waktu reaksi, kemudian diinkorporasikan ke dalam matriks hidrogel CMC melalui proses crosslinking. Karakterisasi AgNP dilakukan menggunakan UV-Vis dan TEM, sedangkan hidrogel CMC–AgNP dianalisis menggunakan SEM, SEM-EDX, dan FTIR. Evaluasi performa meliputi uji pembengkakan, retensi cairan dalam air dan PBS, serta aktivitas antibakteri. Hasil menunjukkan bahwa AgNP optimal diperoleh pada rasio AgNO₃:trisodium sitrat 1:5 dengan waktu reaksi 90 menit, menghasilkan ukuran partikel rata-rata sekitar 15 nm dan terdispersi homogen. Hidrogel CMC–AgNP memiliki kemampuan pembengkakan 480–500
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602200113
Keyword
Antibakteri Carboxymethyl Cellulose Hidrogel Nanopartikel Perak Wound Dressing