SINTESIS SENYAWA KOMPLEKS Cu(II) DARI LIGAN TURUNAN ISONIAZID DAN POTENSINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI
Sintesis senyawa kompleks merupakan proses pembentukan senyawa hasil interaksi antara ion logam pusat dengan satu atau lebih molekul atau ion yang disebut dengan ligan melalui ikatan koordinasi. Salah satu ligan yang banyak digunakan dalam pembentukan senyawa kompleks merupakan ligan basa Schiff. Sintesis senyawa logam Cu(II) dilakukan dengan menggunakan prekursor Cu(NO3)2 .3H2O dan ligan basa Schiff yang berasal dari kondensasi vanilin dengan isoniazid. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis senyawa turunan isoniazid dan mengevaluasi potensinya sebagai agen antibakteri melalui pendekatan in silico. Sintesis dilakukan melalui reaksi basa schiff dengan vanilin, menghasilkan senyawa ligan basa schiff yang kemudian dilanjutkan dengan reaksi kompleksasi dengan logam Cu(II) dalam etanol pada suhu ruang. Senyawa turunan isoniazid berhasil disintesis melalui reaksi kondensasi dengan vanilin, menghasilkan senyawa basa Schiff dengan rendemen sebesar 90,11% . Kompleks yang terbentuk dianalisis menggunakan spektrum FTIR yang menunjukkan adanya pita serapan khas gugus fungsi yang mengonfirmasi pembentukan ligan turunan isoniazid, antara lain serapan gugus O-H pada 3503 cm⁻¹, (-C=N) pada 1660 cm⁻¹, dan C-N pada 1408 cm ⁻¹. Spektrum FTIR memperlihatkan pergeseran pita serapan untuk gugus (-C=N) yang menandakan peran atom nitrogen dan oksigen dalam koordinasi dengan ion logam Cu(II). Posisi gugus hidroksi memainkan peran penting dalam koordinasi basa Schiff dengan logam Cu dan efektivitas antibakterinya. Analisis transisi elektronik yang didukung oleh studi Teori Fungsi Kepadatan (DFT) menunjukkan geometri bidang persegi yang terdistorsi pada kompleks Cu. Penilaian antibakteri in silico terhadap E.coli dan S.aureus menunjukkan bahwa kompleks Cu menunjukkan aktivitas yang jauh lebih baik daripada basa Schiff, perbedaan ini dapat dikaitkann dengan gugus hidroksi bebas , yang didukung oleh analisis komputasi. Penelitian mengidentifikasi potensi senyawa kompleks Cu(II) dengan ligan basa Schiff vanilin- isoniazid sebagai antibakteri yang efisien.
Kata kunci : Kompleks Cu(II), basa Schiff , isoniazid, aktivitas antibakteri, simulasi In silico
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602200089
Keyword
Kompleks Cu(II) Basa Schiff Isoniazid Aktivitas antibakteri Simulasi In silico