(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PENAMBATAN MOLEKUL BEBERAPA SENYAWA PADA TANAMAN MALAPARI (Pongamia pinnata) TERHADAP SELEKTIF JANUS KINASE 1 SEBAGAI KANDIDAT OBAT BARU DERMATITIS ATOPIK DENGAN ADMINISTRASI TOPIKAL


Dermatitis atopik (DA) adalah penyakit kulit inflamasi kronis dengan prevalensi global tinggi (>230 juta kasus) yang berdampak besar pada kualitas hidup. Terapi topikal saat ini, seperti kortikosteroid, inhibitor kalsineurin, dan inhibitor Janus kinase (JAK) non-selektif, efektif tetapi dibatasi efek samping lokal dan sistemik, sehingga diperlukan agen topikal yang lebih aman dan selektif terhadap JAK1. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi beberapa senyawa dari Pongamia pinnata sebagai inhibitor selektif JAK1 menggunakan pendekatan in silico melalui metode penambatan molekul. Sebanyak 44 metabolit sekunder diseleksi berdasarkan kelayakan sifat fisikokimia, prediksi toksisitas topikal, serta afinitas ikatan terhadap JAK1, JAK2, dan JAK3. Sebanyak 35 senyawa memenuhi kriteria fisikokimia dan keamanan topikal. Analisis penambatan molekul mengidentifikasi isopongachromene sebagai kandidat paling potensial dengan energi ikatan terendah terhadap JAK1 (ΔG = −10,39 kcal/mol) dan nilai konstanta inhibisi (Ki) sebesar 24,19 µM. Isopongachromene menunjukkan selektivitas yang baik terhadap JAK1 dengan rasio Ki JAK2/JAK1 sebesar 8,74 dan Ki JAK3/JAK1 sebesar 14,45, serta membentuk interaksi kunci dengan residu asam amino penting pada sisi aktif JAK1. Sebagai kesimpulan, isopongachromene memiliki potensi kuat sebagai inhibitor selektif JAK1 dan merupakan kandidat menjanjikan untuk pengembangan terapi topikal dermatitis atopik. Kata kunci : Dermatitis atopik, Janus kinase 1, Pongamia pinnata, Penambatan molekul, Terapi Topikal

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602200061

Keyword
Dermatitis atopik, Janus kinase 1, Pongamia pinnat