(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Batimetri di Perairan Labuan Bajo, NTT


Multibeam Echosounder (MBES) merupakan instrumen akustik berbasis sonar yang digunakan untuk memperoleh gambaran topografi dasar perairan secara detail dan presisi tinggi melalui pemancaran dan penerimaan kembali gelombang akustik sehingga terbentuk model batimetri tiga dimensi. Dalam pelaksanaannya, data survei memerlukan koreksi terhadap dinamika gerak kapal seperti roll, pitch, dan yaw agar orientasi transduser tetap sejajar sumbu X dan Y serta tegak lurus terhadap sumbu Z guna menjamin akurasi kedalaman. Proses pengolahan data dilakukan secara sistematis menggunakan perangkat lunak hidrografi dan GIS untuk menghasilkan visualisasi spasial yang akurat. Selain pemetaan morfologi dasar laut, kajian perairan juga mencakup dinamika sedimen dan arus yang saling berinteraksi. Sedimen, yang berasal dari erosi daratan, pantai, maupun laut dalam, mengalami transportasi dan pengendapan akibat pengaruh gelombang dan arus dalam proses yang dikenal sebagai angkutan sedimen pesisir. Arus laut sebagai parameter oseanografi utama mengontrol distribusi sedimen melalui variasi arah dan kecepatan yang dipengaruhi perbedaan massa jenis, tekanan, angin, dan gelombang. Interaksi antara batimetri, dinamika sedimen, dan arus membentuk karakteristik perairan yang terus berubah secara morfologis dan hidrodinamis. Oleh karena itu, integrasi data batimetri MBES dengan analisis arus dan sedimen menjadi dasar penting dalam perencanaan rekayasa pesisir serta pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan dan berbasis ilmiah.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602190116

Keyword
Multibeam Echosounder (MBES) Batimetri Dinamika Sedimen Pesisir Arus Laut