Perancangan Unit Prasedimentasi Pengolahan Limbah Cair Perusahaan Tapioka PT.X Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung
Industri tapioka memiliki konsumsi air yang tinggi dan menghasilkan volume limbah cair signifikan dengan kandungan senyawa organik yang pekat, yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. PT. X, sebagai pabrik tapioka, saat ini hanya mengandalkan kolam penampungan tanah urug tanpa IPAL memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang model Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai untuk industri tapioka, guna mencegah pencemaran, mendukung kinerja IPAL komunal, dan selaras dengan tujuan sustainability perusahaan. Metode yang digunakan meliputi observasi, pengambilan grab sampling untuk pengujian kualitas limbah (metode gravimetri), wawancara, dan kuesioner skala Likert dengan expert judgement. Pemilihan model IPAL dilakukan melalui analisis keputusan multi-kriteria (Multi-Criteria Decision Making - MCDM) menggunakan metode Weighted Sum Model (WSM). Hasil analisis MCDM menunjukkan bahwa alternatif terbaik mendapatkan nilai bobot tertinggi sebesar 4,5 (kategori sangat sesuai). Model yang terpilih secara konsisten adalah unit prasedimentasi rectangular dengan barscreen yang dilengkapi dengan sludge drying bed. Perancangan unit ini diperkirakan memiliki Rancangan Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp820.491.558,71.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602190099
Keyword
Tapioka Limbah Cair Perancangan IPAL Weighted Sum Model (WSM) Prasedimentasi