PENGARUH VARIASI KEDALAMAN DAN WAKTU TERHADAP KONSENTRASI GAS RADON DI TANAH FORMASI LAMPUNG, KAWASAN INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
Gas radon adalah gas radioaktif yang dapat dipengaruhi oleh kondisi geologi dan karakteristik tanah di sekitarnya terutama dari faktor komposisi batuan dasar, permeabilitas tanah, dan keberadaan struktur. Penelitian terkait gas radon masih mengambil nilai rata-rata gas dengan nilai penyimpangan tinggi dan pengambilan data dilakukan dalam jangka waktu tidak tentu sehingga gas radon yang dihasilkan mengalami underestimasi. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi pengaruh kadar gas radon melalui hubungan antara kedalaman dan waktu pengukuran gas, serta menentukan hubungan karakteristik tanah dengan kadar gas radon di Kawasan ITERA. Metode median standar deviation outlier filtering (MSDOF) adalah metode gabungan dari beberapa rumus untuk mendapatkan nilai rata-rata gas radon dengan nilai penyimpangan yang kecil dan metode analisis saringan tanah untuk mendapatkan distribusi ukuran butir dan sortasi tanah. Hasil data gas radon yang diambil menggunakan alat RAD7 dan data analisis saringan tanah, diolah untuk mendapatkan nilai rata-rata gas dengan nilai penyimpangan kecil, membandingkan nilai rata-rata gas radon dengan kedalaman dan waktu, dan mengetahui indikasi sifat sortasi dan permeabilitas tanah. Hasil menunjukkan bahwa kedalaman dan waktu bisa memengaruhi kadar gas radon. Hal ini terlihat dari hasil gas tertinggi pada pipa dengan kedalaman 1,2 meter dan rentang pengambilan 3 hari sebesar 3.114,3 Bq/m3. Gas radon di Kawasan ITERA terbilang cukup tinggi karena karakteristik tanahnya memiliki distribusi besar butir dominan kasar, dominasi litologi batuan tuf, dan pengaruh aktivitas struktur sehingga menjelaskan pengaruh karakteristik tanah dengan hasil kadar gas yang dihasilkan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602190092
Keyword
Radon Kedalaman Median Standar Deviation Outlier Filtering Permeabilitas tanah Tanah