(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

GEOLOGI DAN ANALISIS ZONA DISCHARGE MENGGUNAKAN METODE FAULT FRACTURE DENSITY DAN LAND SURFACE TEMPERATURE PADA DAERAH WAY RATAI, KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG


View/Open

Author
FARID, FAKHRIANSYAH SEPRIZA

Date Published
17 Dec 2025

Advisor
Zaki Hilman, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Geologi

Publisher


Daerah penelitian berada pada derah Pesawaran dan sekitarnya, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi geologi dan mengidentifikasi zona discharge pada daerah penelitian dengan menggunakan metode fault fracture density (FFD) yang didukung oleh data land surface temperature (LST). Keberadaan sesar dan rekahan mengontrol pola aliran fluida panas bumi sebagai jalur migrasi fluida dari kedalaman menuju permukaan. Interaksi antara aktivitas vulkanik Kuarter, struktur geologi, dan kondisi litologi tersebut menyebabkan terbentuknya sistem panas bumi dan munculnya manifestasi panas bumi di daerah Way Ratai. Penggunaan metode FFD bertujuan untuk mengetahui tingkat kepadatan struktur pada daerah penyelidikan yang diasumsikan bahwa struktur merupakan jalur keluar masuknya fluida sehingga dapat membantu fluida untuk mengalir dan membentuk manifestasi. Dengan demikian, peta FFD tidak hanya membantu dalam memetakan potensi jalur fluida, tetapi juga dapat digunakan sebagai acuan awal untuk memperkirakan zona prospek ataupun zona discharge panas bumi pada daerah penelitian. Berdasarkan hasil pemetaan geologi didapatkan dua satuan geomorfologi, yaitu lereng vulkanik bawah (V5) dan dataran vulkanik (V8). Stratigrafi dareah penelitian diurutkan dari tua ke muda yaitu satuan andesit, satuan tuf gelas, dan satuan tuf kristal. Rekonstrukasi sejarah geologi menunjukan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Ratai berlangsung secara berulang dengan fase erupsi efusif yang menghasilkan aliran lava andesit, diikuti fase erupsi eksplosif yang membentuk endapan piroklastik berupa tuf gelas dan tuf kristal. Berdasarkan analisis pola kelurusan dan peta FFD, nilai FFD pada daerah selatan-tenggara menujukan tingkat densitas kelurusan tinggi, serta daerah studi menunjukan orientasi dominan baratlaut-tenggara dan timurlaut-baratdaya. Hasil kolerasi peta FFD dengan data LST yang tinggi pada daerah selatan-tenggara mengindikasikan keberadaan zona discharge pada daerah penelitian.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602190084

Keyword
Energi panas bumi FFD Kelurusan LST Pemetaan