(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengembangan Model Interaksi Urea Formaldehida dan Selulosa dengan Metode Metadinamika dan First-Principles


Interaksi antara resin urea–formaldehida (UF) dan selulosa berperan penting dalam menentukan stabilitas struktur komposit berbasis biomaterial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan energi interaksi serta karakteristik ikatan hidrogen intermolekul pada kompleks UF–selobiosa, UF–tetrasakarida, dan UF–heksasakarida menggunakan metode komputasi XTB dan ab initio HF/6-31G. Analisis data dilakukan berdasarkan struktur kompleks yang diperoleh dari hasil optimasi geometri menggunakan metode xTB dan ab initio HF/6-31G dengan membandingkan energi interaksi yang dihasilkan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode XTB menghasilkan nilai energi interaksi pada rentang -25,10 hingga -29,87 kcal mol-1. Metode HF/6-31G memberikan perbedaan energi interaksi dengan tren peningkatan stabilitas dari −23,11 kcal·mol hingga −36,32 kcal·mol⁻¹. Peningkatan stabilitas ini berkorelasi dengan terbentuknya ikatan hidrogen intermolekul yang lebih pendek, terutama pada kompleks UF–heksasakarida dengan jarak ikatan minimum mencapai 1,75 Å pada HF 6-31G , yang menandakan interaksi elektrostatik yang lebih kuat sedangkan pada XTB ikatan terpendek pada UF-tetrasakarida yaitu 1,74 Å. Berdasarkan hasil panjang ikatan interaksi dan energi interaksi menunjukkan bahwa peningkatan ukuran struktur selulosa berpengaruh terhadap kekuatan interaksi dan stabilitas kompleks UF–selulosa.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602190051

Keyword
energi interaksi kayu lapis selulosa urea formaldehida