(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Korelasi Sensor Metamaterial Gelombang Mikro NDT dengan Sifat Fisis-Mekanis Kayu Lapis Albasia dan Meranti


Pengendalian kualitas kayu lapis industri saat ini masih didominasi oleh uji destruktif yang memakan waktu dan bahan. Penelitian ini menyelidiki potensi respons sensor gelombang mikro berbasis metamaterial sebagai metode uji tak merusak (Non-Destructive Testing/NDT) untuk memprediksi kinerja fisis-mekanis kayu lapis albasia dan meranti. Sifat fisis (kadar air, kerapatan) dan kinerja mekanis (uji lentur tiga titik untuk MOE–MOR) diukur dan dikorelasikan dengan parameter resonansi (S21). Hasil penelitian menunjukkan karakteristik dielektrik yang khas pada frekuensi resonansi fundamental. Sampel meranti menghasilkan frekuensi resonansi fundamental sebesar 1,07 GHz dengan lebar pita 0,51 GHz, sementara albasia memiliki frekuensi resonansi fundamental sebesar 1,09 GHz dengan lebar pita 0,54 GHz. Analisis korelasi mengindikasikan bahwa frekuensi resonansi fundamental merupakan indikator yang stabil, ditunjukkan oleh hubungan yang sangat kuat terhadap MOE pada albasia (r = -0,99). Parameter lebar pita (bandwidth) teridentifikasi sensitif dalam membedakan karakteristik spesifik spesies kayu lapis, khususnya pada parameter MOE meranti (r = -0,80). Temuan ini menunjukkan kelayakan sensor metamaterial sebagai metode penyaringan cepat (rapid screening), di mana pergeseran frekuensi ke nilai yang lebih rendah dapat dijadikan indikasi awal prediksi sifat mekanis panel.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602190050

Keyword
bandwidth gelombang mikro kayu lapis albasia kayu lapis meranti uji non-destruktif