Pengolahan Air Limbah Laboratorium Mengandung Zat Warna
Menggunakan Adsorpsi Kolom: Uji Pengaruh Kombinasi
Adsorben Karbon Aktif, Zeolit Dan Resin
Air limbah laboratorium mengandung zat warna sintetis yang berpotensi
mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan benar. Zat warna
tersebut banyak digunakan dalam aktivitas analisis kimia dan biologi,
sehingga limbah yang dihasilkan memerlukan penanganan khusus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi dan
laju alir terhadap penurunan kadar zat warna pada air limbah laboratorium
menggunakan metode adsorpsi kolom dengan kombinasi adsorben karbon
aktif, zeolit, dan resin. Variasi konsentrasi yang digunakan yaitu 20, 50,
dan 100 ppm, sedangkan variasi laju alir adalah 15, 25, dan 35 mL/menit.
Pengambilan sampel dilakukan setiap 30 menit selama 360 menit. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa kombinasi ketiga adsorben mampu
meningkatkan efisiensi penurunan zat warna dibandingkan penggunaan
adsorben tunggal. Laju alir 15 mL/menit memberikan waktu kontak yang
lebih optimal dengan penurunan kadar zat warna paling signifikan.
Kombinasi adsorben memanfaatkan luas permukaan karbon aktif,
kemampuan pertukaran ion zeolit, serta sifat selektif resin, sehingga
memperluas spektrum penyerapan zat warna. Hasil penelitian juga
menunjukkan bahwa variasi konsentrasi dan laju alir berpengaruh terhadap
efisiensi penurunan zat warna. Variasi laju alir mempengaruhi waktu
kontak antara larutan dan adsorben. Kadar Zat warna pada air limbah zat
warna menurun dari konsentrasi awal 4,97 ppm menjadi 0,015 ppm
pada menit ke 30 menit dengan nilai Ct Co sebesar 0,283 dengan nilai
removal sebesar 76,20%.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602190048
Keyword
Air limbah laboratorium, zat warna, adsorpsi kolom