Peningkatan Wesel Terhadap Efisiensi Operasional di Lintas Rejosari-Tegineneng
Wesel merupakan salah satu komponen penting dalam sistem perkeretaapian
yang berfungsi mengalihkan jalur perjalanan kereta api dari satu lintasan ke
lintasan lainnya. Kinerja wesel sangat berpengaruh terhadap efisiensi dan
keselamatan operasional stasiun. Pada lintas Rejosari–Branti–Tegineneng,
sistem wesel yang digunakan masih didominasi oleh wesel mekanik yang
dioperasikan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan,
gangguan operasional, serta risiko kesalahan manusia. Kondisi ini mendorong
perlunya peningkatan sistem wesel menjadi sistem elektrik yang lebih modern
dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting
sistem wesel, mengidentifikasi peluang peningkatan dari wesel mekanik ke
wesel elektrik, serta merumuskan strategi optimal guna meningkatkan efisiensi
operasional pada lintas Rejosari–Tegineneng. Metode penelitian yang
digunakan adalah mix-method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif,
serta analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk
mengevaluasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi proses
peningkatan sistem wesel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan
wesel elektrik tipe NSE-380 mampu mempercepat waktu pergantian jalur,
meningkatkan keandalan operasional, mengurangi potensi human error, serta
mendukung integrasi dengan sistem interlocking. Berdasarkan hasil analisis
SWOT, strategi peningkatan wesel berada pada posisi yang mendukung
strategi agresif, sehingga modernisasi sistem wesel direkomendasikan sebagai
langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan
perjalanan kereta api di lintas Rejosari–Tegineneng.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602190046
Keyword
Peningkatan Wesel Operasional Efisiensi Analisis SWOT NSE-380