Analisis Sistem Produksi Keripik Tempe dengan Metode Green Value Stream Mapping (GVSM) di UMKM X
UMKM X merupakan UMKM yang menjual hasil olahan keripik tempe di daerah Bandar Lampung. Proses produksi UMKM ini menghasilkan beberapa jenis limbah seperti limbah padat, cair, dan udara yang memiliki potensi cemaran bagi lingkungan. Pencemaran ini akan berdampak secara langsung terhadap produktivitas. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi sistem produksi secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek lingkungan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis jenis pemborosan (green waste) yang terjadi pada proses produksi keripik tempe serta memberikan rekomendasi perbaikan terhadap pemborosan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah Green Value Stream Mapping (GVSM) dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara, serta pendekatan kuantitatif dengan perhitungan neraca massa, konsumsi energi, dan emisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green waste yang terbentuk pada proses produksi keripik tempe yaitu energi dengan jumlah total 0,46 kWh, air 4,77 L, limbah 32,07 kg, material 2,94 kg, dan emisi 20,02 kg CO2-eq/batch. Usulan perbaikan meliputi penambahan mesin pengiris tempe, pengolahan limbah padat irisan tempe dan limbah air bumbu menjadi pupuk organik cair, limbah minyak jelantah disimpan untuk dijual kepengusaha lilin aromaterapi, serta pembuatan SOP. Setelah penerapan usulan perbaikan, terjadi penurunan jumlah limbah sebesar 0,57 kg, material 1,99 kg, air 0 L dan emisi 15,45 kg CO2-eq/batch.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602180144
Keyword
Green Value Stream Mapping Green Waste Keripik Tempe UMKM X