(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Identifikasi Resiko Kecelakaan Kereta Api Akibat Kerusakan Pada Komponen Atas Struktur Jalan Rel Study Kasus Divre Iv Tanjung Karang Km 16+00 - 20+00


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mode kerusakan pada komponen atas jalan rel, yaitu rel, bantalan dan penambat menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) berbasis expert opinion. Penelitian dilaksanakan di wilayah Divre IV Tanjung Karang KM. 16+00-20+00. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Penilaian risiko dilakukan dengan mengukur nilai Severity, Occurrence, dan Detection sehingga diperoleh nilai Risk Priority Number (RPN) yang representatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerusakan paling parah pada komponen rel meliputi rel aus, cacat pada kepala rel dan retak pada sambungan las, pada komponen bantalan kerusakan kritis berupa bantalan patah. Sementara itu, pada komponen penambat, kerusakan kritis meliputi sabotase penambat dan penambat patah. Berdasarkan nilai RPN, beberapa failure mode diklasifikasikan sebagai risiko tinggi dengan nilai RPN diatas 150, sedang RPN 121-150 dan rendah RPN 120. Mitigasi dan rekomendasi yang diberikan dengan menekankan peningkatan kombinasi perawatan preventif dan korektif melalui inspeksi rutin, pemantauan kondisi komponen secara berkala, serta penggantian dan perbaikan komponen kritis untuk menurunkan tingkat risiko dan meningkatkan keandalan prasarana jalan rel.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602180132

Keyword
FMEA Komponen jalan rel analisis resiko expert opinion keselamatan perkeretaapian