(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Identifikasi Akuifer dan Estimasi Volume Air Tanah di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, untuk Mendukung Kebutuhan Air Tanah Pada Perkebunan Kelapa Sawit Menggunakan Metode Geolistrik


air tanah di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, guna mendukung kebutuhan air akibat aktivitas perkebunan kelapa sawit. Metode yang digunakan adalah geolistrik Vertical Electrical Sounding (VES) konfigurasi Schlumberger pada sepuluh titik pengukuran, yang terdiri atas enam titik pada Formasi Aluvium (Qa) dan empat titik pada Formasi Tanjung Genting (TRt). Data resistivitas semu diolah menggunakan inversi least-square dengan perangkat lunak IPI2WIN untuk memperoleh resistivitas sebenarnya, kemudian diinterpretasikan berdasarkan korelasi dengan data bor dan studi terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuifer utama pada Formasi Aluvium berkembang pada lapisan pasir dengan ketebalan bervariasi, yaitu sekitar 32 m di zona selatan, 21 m di zona tengah, dan 36 m di zona utara, dengan ketebalan rata-rata 27,5 m. Berdasarkan luas Formasi Aluvium sebesar 7.884 ha, volume akuifer diperkirakan mencapai 2,145 × 10⁹ m³. Dengan asumsi porositas efektif 15%, volume air tanah teoretis yang dapat dimanfaatkan sekitar 3,21 × 10⁸ m³. Hasil ini menunjukkan bahwa akuifer pada Formasi Aluvium memiliki kapasitas yang memadai untuk mendukung kebutuhan air perkebunan kelapa sawit dan masyarakat setempat, sehingga informasi karakteristik dan potensi akuifer yang diperoleh dapat menjadi dasar penting dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya air tanah secara berkelanjutan di Kecamatan Tempilang.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602180039

Keyword
Vertical Electrical Sounding Metode Resistivitas Konfigurasi Schlumberger Estimasi Volume Air Tanah Kelapa Sawit