PRA RANCANGAN PABRIK ALUMINIUM
FLUORIDA DARI ASAM FLUOSILIKAT DAN
ALUMINIUM HIDROKSIDA DENGAN KAPASITAS
28.000 TON/TAHUN
Prarancangan Pabrik Aluminium Fluorida dirancang sebagai respon
terhadap meningkatnya kebutuhan Aluminium Fluorida di Indonesia
yang saat ini masih didominasi oleh produk impor, meskipun
ketersediaan salah bahan baku yaitu Aluminium Hidroksida sangat
banyak. Pabrik direncanakan memiliki kapasitas produksi sebesar
28.000 ton per tahun dan akan dibangun di Kalimantan Barat, dengan
pertimbangan lokasi yang dekat dengan sumber salah satu bahan baku,
yaitu Aluminium Hidroksida. Berdasarkan hasil analisis perbandingan
proses, metode wet process dipilih karena mampu menghasilkan
konversi hingga 97%. Rangkaian proses produksi terdiri dari tiga tahap
utama, yaitu: tahap persiapan bahan baku dan pencampuran bahan baku
yang mencakup penanganan H2SiF6 dan AI(OH)3 menggunakan Mixing
Tank (M-101); tahap reaksi dan kristalisasi di Reaktor CSTR (R-201)
dan Crystallizer (CR-201); serta tahap akhir berupa pengeringan dan
pemisahan menggunakan Rotary Dryer (RD-301) dan Cyclone (CY
301) untuk menghasilkan produk Aluminium Fluorida (AlF3) dalam
bentuk bubuk. Pabrik ini membutuhkan suplai utilitas utama berupa air
sebesar 400.734,94 kg/jam, steam sebanyak 52.495,32 kg/jam, dan
listrik total 1222 kW, didukung oleh generator cadangan berkapasitas
1.725 kW. Berdasarkan studi kelayakan ekonomi, proyek ini dinilai
layak dikembangkan dengan nilai Return on Investment (ROI) setelah
pajak sebesar 46,98%, Payback Period (PBP) selama 2,053 tahun,
Break Even Point (BEP) pada kapasitas 25,4%, dan Internal Rate of
Return (IRR) sebesar 24,67%.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602180022
Keyword
aluminium fluorida aluminium hidroksida kristalisasi wet process utilitas