Karakterisasi dan Performa Arang Aktif Kulit Pisang Kepok untuk Pemurnian Minyak Jelantah
Kulit pisang kepok merupakan limbah pertanian yang dihasilkan dari
proses pengolahan pisang kepok. Limbah ini mengandung
lignoselulosa yang berpotensi menjadi sumber karbon untuk pembuatan
arang aktif. Arang aktif dari kulit pisang kepok dapat dimanfaatkan
sebagai adsorben untuk menurunkan kadar air dan free fatty acids
(FFA) dalam proses pemurnian minyak jelantah. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi aktivator H2SO4
terhadap karakteristik arang aktif kulit pisang kepok, serta
menganalisis pengaruh konsentrasi aktivator dan waktu adsorpsi dalam
menurunkan kadar air dan FFA minyak jelantah. Metode yang
digunakan pada penelitian ini yaitu karbonisasi kemudian diaktivasi
menggunakan H2SO4 (1 M, 2 M, 3 M), selanjutnya di aplikasikan dalam
pemurnian minyak jelantah menggunakan metode adsorpsi. Penelitian
ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial
dengan dua kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
konsentrasi aktivator mempengaruhi karakteristik arang aktif kulit
pisang kepok. Konsentrasi 1 M menghasilkan arang aktif terbaik
dengan kadar air 4,50%, kadar abu 3,75%, kadar zat mudah menguap
37,94%, dan kadar karbon terikat 57,82%. Konsentrasi aktivator dan
waktu adsorpsi berpengaruh pada proses pemurnian minyak jelantah.
Hasil terbaik terdapat pada pemurnian minyak jelantah menggunakan
konsentrasi 1 M selama 1 jam dengan kadar air 0,12 dan kadar FFA 0,26%.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602180011
Keyword
adsorpsi arang aktif H2SO4 minyak jelantah