ANALISIS PEMANFAATAN LIMBAH SEDIMENTASI PLTA WAY BESAI PENGGANTI AGREGAT HALUS PADA PEMBUATAN PAVING BLOCK
Limbah sedimentasi sungai merupakan material sampingan yang melimpah dan berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan limbah sedimentasi dari PLTA Way Besai sebagai substitusi parsial pasir sungai dalam pembuatan paving block. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan variasi substitusi sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% terhadap berat agregat halus. Pengujian yang dilakukan meliputi kuat tekan dan daya serap air pada umur 7 dan 14 hari, serta karakterisasi material menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) dan X-Ray Diffraction (XRD). Hasil pengujian menunjukkan bahwa substitusi sebesar 25% memberikan kinerja optimal dengan kuat tekan rata-rata 21,75 MPa dan daya serap air terendah sebesar 5,05%, yang memenuhi standar SNI 03-0691-1996 untuk klasifikasi Mutu B (Pelataran Parkir). Pada variasi ini, butiran halus sedimen (FM 1,8) berfungsi efektif sebagai micro-filler yang memadatkan pori beton. Namun, pada tingkat substitusi di atas 50%, terjadi penurunan kualitas yang signifikan akibat tingginya kandungan Alumina (Al2O3) 11,96 dan mineral lempung yang memicu mekanisme pengembangan dan kelaparan air, sehingga merusak ikatan semen. Variasi 100% menghasilkan kuat tekan terendah (9,40 MPa) dan daya serap air tertinggi (15,97%). Kesimpulannya, limbah sedimentasi layak digunakan sebagai bahan substitusi paving block ramah lingkungan dengan batas maksimum penggunaan 25%.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602160035
Keyword
Limbah Sedimen Paving Block Ramah Lingkungan Kuat Tekan Daya Serap