(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Estimasi Sumber Polutan NO2 dan O3 Serta Kaitannya Dengan Kejadian ISPA Di Kota Bandar Lampung


Pencemaran udara merupakan penyebab menurunnya kualitas udara akibat masuknya unsur-unsur berbahaya ke dalam udara atau ke atmosfer bumi. Kualitas udara sangat dipengaruhi dari besar dan jenis sumber pencemar dari kegiatan industri, transportasi, dan lain-lain. Data konsentrasi polutan NO2 dan O3 diambil dari Air Quality Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung. Analisis ini menggunakan software Rstudio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil data polutan dan sumbernya, serta melihat hubungan antara konsentrasi NO2 dan O3 dengan kejadian penyakit ISPA. Data yang digunakan meliputi data polutan dan meteorologi dari AQMS, serta data ISPA dari 7 Puskesmas yang berada dalam radius 5 km. Konsentrasi NO2 dan O3 dianalisis untuk memperoleh nilai statistik dan grafik. Hubungan NO2 dan O3 dengan kejadian ISPA Non-pneumonia dan Pneumonia dianalisis untuk mengidentifikasi sumber polutan menggunakan metode CBPF. Konsentrasi rata-rata tahunan NO2 dan O3 periode 2021-2023 masih berada di bawah ambang batas yang telah ditetapkan dalam PP No. 22 Tahun 2021. Konsentrasi rata-rata tahunan polutan NO2 tahun 2021-2023 ialah 17,1 - 31,1 μg/m3 dan polutan O3 ialah 40,0 – 44,7 μg/m3 dan rata-rata harian NO2 ialah 14.7 μg/m3 dan O3 ialah 47.5 μg/m3 . Sumber NO2 berasal dari selatan dan tenggara, dengan adanya faktor aktivitas kendaraan dan kawasan industri, sedangkan O3 berasal dari arah sealatan, adanya faktor kawasan industri dan pelabuhan. Tidak adanya korelasi secara signifikan antara polutan NO2 maupun O3 dengan kejadian penyakit ISPA.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602160013

Keyword
NO2 O3 ISPA CBPF Kota Bandar Lampung