ANALISISTINGKATPERTUMBUHAN MANGROVE(RHIZOPHORA
MUCRONATA)DIDESABANDARAGUNG,KECAMATAN SRAGI,
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Rehabilitasi mangrove di wilayah pesisir sering menghadapi kendala
berupa tingginya energi gelombang dan ketidakstabilan substrat yang
dapat menghambat pertumbuhan serta keberhasilan hidup bibit
mangrove. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi
permasalahan tersebut adalah penggunaan struktur pelindung, seperti
geobag dan patok bambu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh penggunaan struktur pelindung geobag dan patok bambu
terhadap pertumbuhan dan keberhasilan hidup mangrove Rhizophora
mucronata. Penelitian dilaksanakan di kawasan pesisir dengan
menggunakan metode eksperimen lapangan melalui dua plot perlakuan,
yaitu plot dengan pelindung geobag dan plot dengan pelindung patok
bambu. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan tinggi tanaman,
jumlah daun, dan persentase keberhasilan hidup (Survival Rate)
mangrove. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan uji
Independent Sample t-test. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa
secara deskriptif nilai rata-rata laju pertumbuhan tinggi mangrove pada
plot patok bambu cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan plot
geobag. Sedangkan untuk laju keberhasilan hidup mangrove pada plot
geobag cenderung lebih tinggi dibandingkan plot patok bambu. Namun
demikian, hasil uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan
keberhasilan hidup antara kedua plot tidak signifikan secara statistik (p
> 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa
penggunaan struktur pelindung geobag dan patok bambu pada lokasi
pengamatan tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap
keberhasilan penanaman mangrove Rhizophora mucronata.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602150018
Keyword
Rhizophora mucronata, pertumbuhan mangrove, Surviv