PENGARUH PENAMBAHAN GARAM INDUSTRI DALAM PROSES RECYCLE ALUMINIUM DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH BRAKE SHOE SEPEDA MOTOR MENJADI PRODUK BRAKET CAKRAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan garam industri terhadap hasil daur ulang aluminium yang berasal dari limbah brake shoe sepeda motor menjadi produk bracket cakram. Tiga jenis garam yang digunakan yaitu Natrium Klorida (NaCl), Natrium Karbonat (Na₂CO₃), dan Natrium Tetraborat (Na₂B₄O₇) dengan variasi massa 10, 15, dan 20 gram. Proses pengecoran dilakukan menggunakan metode sand casting dengan suhu peleburan antara 700–750 °C, baik dalam kondisi logam cair diaduk maupun tidak diaduk. Pengujian dilakukan meliputi analisis komposisi kimia, pengujian porositas menggunakan metode Archimedes, serta pengamatan struktur mikro dengan mikroskop optik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan garam industri berpengaruh nyata terhadap tingkat porositas dan struktur mikro hasil pengecoran. Garam Na₂CO₃ menghasilkan slag terbanyak dengan nilai porositas relatif tinggi akibat reaksi gas CO₂, sedangkan Na₂B₄O₇ menghasilkan slag paling sedikit dan struktur mikro paling halus. Kandungan aluminium tetap dominan sekitar 82–83
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602130126
Keyword
aluminum daur ulang Brake shoe Garam industri Porositas Sturktur mikro Sand casting