Air limbah industri pengolahan makanan laut memiliki karakteristik beban organik tinggi dan keberadaan patogen yang signifikan, sehingga memerlukan desinfeksi yang efektif sebelum dibuang ke lingkungan. Metode eksperimental dilakukan dengan mengukur penurunan Most Probable Number (MPN) total koliform dan pendekatan model kinetika orde satu (Hukum ChickWatson). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode desinfeksi gabungan klorinasi-UV memberikan kinerja paling optimal dan stabil dengan efisiensi penyisihan rata-rata sebesar 94,83