Pengaruh Penambahan Perasan Jeruk Nipis pada Aplikasi Edible Coating Pati Kentang Terhadap Penyimpanan Tomat
Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan komoditas hortikultura yang mudah rusak dan memiliki umur simpan maksimal selama 7 hingga 8 hari pada suhu ruang, sehingga diperlukan perlakuan pascapanen untuk mempertahankan mutunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi edible coating berbasis pati kentang dengan penambahan perasan jeruk nipis terhadap daya simpan dan kualitas tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan lima perlakuan, yaitu empat konsentrasi perasan jeruk nipis (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%) serta satu perlakuan tanpa memakai edible coating (kontrol). Setiap perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) dengan metode One-Way Analysis of Variance (ANOVA). Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antarperlakuan, analisis dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan edible coating dengan penambahan jeruk nipis berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap susut bobot, kadar air, vitamin C, dan total padatan terlarut (TPT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan edible coating dengan konsentrasi 0,5% merupakan perlakuan terbaik dengan susut bobot 5.52%, kadar air 12,44%, vitamin C 13.99mg/100gr, dan total padatan terlarut yaitu 3,8%brix. Sementara itu, berdasarkan uji organoleptik, perlakuan dengan konsentrasi 0,5% menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai karakteristik warna, aroma, dan tekstur tomat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602130089
Keyword
edible coating pati kentang jeruk nipis daya simpan