Analisis Bahaya Gempa Bumi Berdasarkan Nilai Peak Ground Acceleration (PGA) Menggunakan Metode Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara
Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berada di zona tektonik aktif yang dipengaruhi oleh subduksi transisi busur Sunda-Banda dan keberadaan patahan aktif di sekitarnya, sehingga memiliki potensi bahaya gempa bumi yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi bahaya seismik melalui estimasi Peak Ground Acceleration (PGA) menggunakan metode Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA). Analisis didasarkan pada katalog gempa periode 1964–2024 dengan mempertimbangkan berbagai sumber gempa, meliputi sumber shallow background, deep background, patahan aktif, dan megathrust. Model kejadian gempa untuk sumber patahan dan subduksi dimodelkan menggunakan truncated exponential model. Prediksi gerakan tanah dihitung menggunakan beberapa Ground Motion Prediction Equations (GMPEs) yang dikombinasikan melalui logic tree. Perhitungan dilakukan pada batuan dasar dengan nilai V_s30 sebesar 760 m/s, untuk probabilitas terlampaui 10
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602130088
Keyword
Seismic hazard PSHA Peak Ground Acceleration Sunda–Banda subduction Bali Nusa Tenggara