Analisis Kontaminasi Logam Timbal (Pb) pada Rumput Laut Eucheuma spinosum dari Pantai Onaria, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.
Pencemaran logam di perairan laut dapat mengganggu kehidupan biota dan kesehatan
manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar timbal (Pb) pada rumput laut
Eucheuma spinosum serta air laut di Pantai Onaria, Ketapang, Lampung Selatan, yang
berdekatan dengan Pelabuhan Bakauheni. Sampel rumput laut diambil pada umur 10,
20, dan 30 hari, sedangkan sampel air laut diambil dari titik yang sama. Preparasi
sampel rumput laut dilakukan dengan metode destruksi kering, sampel air laut dengan
destruksi basah. Analisis logam Pb menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom
(SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air rumput laut meningkat seiring
umur yaitu 78,48%, 83,00%, dan 83,43%. Kualitas air laut masih berada dalam batas
aman, kecuali salinitas yang sangat rendah (0,6–0,9 %0). Kondisi ini dapat
meningkatkan kelarutan logam berat di perairan. Kadar Pb pada air laut diperoleh
sebesar 0,171; 0,176; dan 0,196 mg/L, yang melebihi baku mutu air laut untuk biota
(0,008 ppm). Pada rumput laut kering, kadar Pb diperoleh 5,89; 13,96; dan 9,17 ppm,
yang melampaui batas maksimum cemaran logam (0,03 ppm). Hasil ini menunjukkan
bahwa Pantai Onaria telah tercemar logam Pb, Oleh karena itu, diperlukan pengawasan
kualitas lingkungan dan evaluasi sumber pencemar untuk menjaga keamanan hasil
budidaya dan kelestarian ekosistem perairan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602130007
Keyword
Eucheuma spinosum; timbal (Pb); pencemaran laut.