Identifikasi Mineralisasi Sulfida Menggunakan Metode Geolistrik 2D Resistivitas dan Induced Polarization (IP) Daerah Vulkanik Tolitoli, Sulawesi Tengah
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi mineralisasi sulfida pada daerah vulkanik Tolitoli, Sulawesi Tengah, berdasarkan respon kelistrikan bawah permukaan. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas dua dimensi (2D) dan Induced Polarization (IP) dengan konfigurasi Wenner–Schlumberger. Akuisisi data dilakukan pada sepuluh lintasan pengukuran yang terbagi ke dalam dua area pengamatan, kemudian diolah menggunakan inversi least squares untuk menghasilkan penampang resistivitas dan chargeability dua dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian didominasi oleh nilai resistivitas tinggi (>1000 Ωm) yang diinterpretasikan sebagai batuan vulkanik masif dan relatif segar, seperti andesit dan basal. Namun demikian, data IP memperlihatkan adanya anomali chargeability menengah hingga tinggi (40–60 ms) yang berkembang secara terlokalisasi dan berasosiasi dengan zona rekahan serta alterasi hidrotermal. Kombinasi nilai resistivitas rendah hingga menengah (10–100 Ωm) dengan chargeability menengah diinterpretasikan sebagai indikasi keberadaan mineral sulfida terdiseminasi, terutama pirit, dengan intensitas rendah hingga menengah. Zona indikasi mineralisasi paling menonjol teridentifikasi pada lintasan 3, lintasan 6 dan lintasan 9, yang diduga dikontrol oleh struktur geologi sebagai jalur migrasi fluida hidrotermal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa integrasi metode geolistrik resistivitas 2D dan Induced Polarization (IP) efektif digunakan untuk mengidentifikasi indikasi mineralisasi sulfida pada lingkungan vulkanik yang kompleks.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602120124
Keyword
Geoelectrical Resistivity Induced Polarization Sulfide Mineralization Volcanic Rocks Tolitoli