(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Uji Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun dan Ranting Tumbuhan Bakau Minyak (Rhizophora apiculata) Menggunakan Metode Denaturasi Protein Secara In Vitro


Rhizophora apiculata adalah salah satu spesies mangrove yang dikenal potensinya sebagai pengobatan tradisional dengan aktivitas farmakologi seperti antioksidan dan antiinflamasi. Salah satu senyawa yang berperan dalam aktivitas antiinflamasi adalah flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar total flavonoid dan aktivitas antiinflamasi melalui metode penghambatan denaturasi protein. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penentuan kadar total flavonoid dilakukan dengan metode reaksi alumunium klorida dengan kuersetin sebagai standar baku. Sementara itu, aktivitas antiinflamasi dilakukan secara in vitro menggunakan metode denaturasi protein Bovine Serum Albumin dengan natrium diklofenak sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar total flavonoid dari ekstrak etanol daun Rhizophora apiculata sebesar 82.27 ± 18.08 mg QE/g ekstrak dan kadar total flavonoid dari ekstrak etanol ranting sebesar 36.70 ± 6.45 mg QE/g ekstrak. Uji aktivitas antiinflamasi menunjukkan perbedaan aktivitas penghambatan denaturasi protein BSA pada sampel uji dengan nilai IC50 ekstrak etanol daun dan ranting R.apiculata yaitu 91,599 ± 5,504 (kuat) dan 101,880 ± 2,559 μg/mL (sedang). Nilai IC50 kontrol positif yaitu natrium diklofenak sebesar 21,989 ± 0,304 μg/mL (sangat kuat). Analisis statistik menunjukkan nilai IC50 antara natrium diklofenak dan ekstrak etanol daun dan ranting Rhizophora apiculata berbeda Signifikan (p < 0,05).

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602120022

Keyword
Antiinflamasi Denaturasi protein Bovine Serum Albumin Total flavonoid Rhizophora apiculata