(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Standardisasi Ekstrak dan Uji Sun Protection Factor (SPF) Kombinasi Ekstrak Rampai (Solanum pimpinellifolium L.) dan Daun Sirih Hijau (Piper betle L.)


View/Open

Author
Indah, Eka Sari

Date Published
13 Feb 2026

Advisor
Indarto, S.Si., M.Sc.,
Dr. Hawa Purnama Celala Ary Cane, S.Si.,

Subject
Kimia

Publisher


Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat merusak kulit, sehingga diperlukan tabir surya untuk melindunginya. Saat ini, penggunaan bahan alami sebagai pelindung sinar UV semakin diminati karena dinilai lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan bahan sintetis. Rampai (Solanum pimpinellifolium L.) dan daun sirih hijau (Piper betle L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai tabir surya secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standardisasi parameter spesifik dan non spesifik dari ekstrak rampai dan daun sirih hijau serta menentukan nilai SPF menggunakan metode Mansur. Hasil uji standardisasi terhadap ekstrak rampai dan daun sirih hijau, baik pada parameter spesifik maupun nonspesifik, menunjukkan bahwa keduanya telah memenuhi kriteria mutu yang telah ditetapkan. Hasil Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak rampai mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, dan saponin, sedangkan ekstrak daun sirih hijau mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, steroid, dan saponin. Hasil uji SPF menunjukkan seluruh sampel memiliki kategori proteksi ultra. Ekstrak rampai memberikan nilai lebih besar dibanding ekstrak daun sirih hijau yaitu sebesar 31,93 ± 0,17, sedangkan kombinasi ekstrak rampai dan daun sirih hijau RS3 (2:1) menghasilkan nilai terbaik di antara kombinasi lainnya (38,71 ± 0,61). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rampai dan daun sirih hijau serta kombinasi keduanya berpotensi digunakan sebagai bahan tabir surya alami.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602110102

Keyword
Solanum pimpinellifolium L. piper betle L. Standardisasi Sun Protection Factor (SPF)