Pelestarian Lanskap Sejarah Situs Megalitik Batu Berak Kabupaten Lampung Barat Berbasis Partisipasi Masyarakat
Situs Megalitik Batu Berak di Kabupaten Lampung Barat merupakan
warisan budaya prasejarah yang memiliki nilai sejarah, arkeologis, dan
lanskap yang tinggi. Namun, pengelolaan kawasan ini masih
menghadapi berbagai permasalahan, seperti keterbatasan aksesibilitas,
minimnya promosi, serta belum optimalnya keterlibatan masyarakat
dalam pelestarian. Penelitian bertujuan untuk merumuskan strategi
pelestarian lanskap sejarah Situs Megalitik Batu Berak berbasis
partisipasi masyarakat guna mendukung keberlanjutan kawasan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
pendekatan Community-Based Tourism (CBT). Pengumpulan data
dilakukan mulai dari observasi lapangan, wawancara mendalam dengan
masyarakat dan pemangku kepentingan, serta studi literatur dan
kebijakan. Analisis data dilakukan menggunakan metode SWOT yang
menunjukkan bahwa IFAS sebagai faktor kekuatan memiliki skor total
sebesar 2,20, sedangkan faktor kelemahan sebesar 1,38, dengan selisih
0,82, yang menandakan kondisi internal kawasan relatif kuat.
Sementara itu, hasil analisis EFAS menunjukkan skor total peluang
sebesar 2,72 dan ancaman sebesar 2,16, dengan selisih 0,56, dengan
posisi strategi pengelolaan kawasan berada pada kondisi yang
memungkinkan pengembangan berbasis pemanfaatan kekuatan dan
peluang yang ada. Output penelitian ini berupa rekomendasi strategi
pelestarian lanskap berbasis partisipasi masyarakat, meliputi penguatan
peran masyarakat lokal, pengembangan wisata edukatif, penataan
zonasi kawasan, serta peningkatan sarana pendukung. Strategi ini
diharapkan mampu menjaga kelestarian situs sekaligus memberikan
manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat
sekitar.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602110061
Keyword
CommunityBased Tourism Lanskap Sejarah Pelestarian