Analisis Pengaruh Jenis Pelarut Terhadap Rendemen dan Sifat Fisiko-kimia Minyak Alpukat Raja Giri
Analisis Pengaruh Jenis Pelarut Terhadap Rendemen dan Sifat Fisiko-kimia Minyak Alpukat Raja Giri
Welly Nadya Apriani 119330057
Pembimbing: Endo Pebri Dani Putra, S.TP., M.P., Dr. Amalia Afifah, S.T.P., M.Si.
ABSTRAK
Minyak alpukat kaya akan asam lemak tak jenuh dan senyawa bioaktif, yang memengaruhi sifat kimia serta potensinya. Kualitas minyak sangat dipengaruhi oleh proses pengolahan, terutama metode ekstraksi dan jenis pelarut yang digunakan. Pemilihan pelarut yang tidak tepat dapat mengurangi rendemen dan kualitas minyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis pelarut terhadap rendemen minyak dan sifat fisikokimia minyak alpukat Rajagiri serta untuk menentukan pelarut yang optimal. Ekstraksi Soxhlet digunakan dengan empat pelarut: etanol, metanol, n-heksana, dan petroleum eter. Desain acak lengkap digunakan, dengan empat kelompok perlakuan, masing-masing diulang tiga kali. Parameter yang dianalisis meliputi rendemen minyak, berat jenis, viskositas, nilai asam, kadar asam lemak bebas, nilai saponifikasi, nilai iodin, dan nilai peroksida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu N-Heksana merupakan pelarut yang paling efektif untuk ekstraksi minyak alpukat Raja Giri jika dilihat dari parameter rendemen 35.46%, viskositas 25.133 cSt, bilangan asam 0.122 mg KOH/g, kadar asam lemak bebas (
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602100110
Keyword
Ekstraksi soklet heksana Minyak alpukat pelarut sifat fisikokimia