PREDIKSI JARAK AMAN ALAT BERAT DAN EFISIENSI
SOLAR TERHADAP LEMPARAN BATUAN PELEDAKAN
DENGAN ANALISIS VIDEO DAN METODE EMPIRIS
Kegiatan peledakan overburden pada tambang terbuka berpotensi menimbulkan flyrock yang dapat membahayakan keselamatan. Saat ini PT Hillconjaya Sakti masih menerapkan jarak aman alat berat 300 m sesuai Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 dan belum terdapat kajian teknis pengurangan radius jarak aman alat. Kondisi tersebut berdampak pada waktu evakuasi dan konsumsi solar alat gali muat. Penelitian bertujuan menganalisis jarak flyrock pada video dan empiris serta menghitung efisiensi konsumsi solar alat pada saat evakuasi. Metode penelitian kuantitatif meliputi analisis video flyrock menggunakan software Tracker, prediksi jarak flyrock empiris Ebrahim Ghasemi, Richard & Moore, dan Lundborg, serta analisis Scaled Depth of Burial. Hasil penelitian menunjukkan jarak flyrock maksimum 137,1 m dengan nilai SDoB rata-rata 1,19 m/kg^(1/3) menunjukkan bahwa energi peledakan terkendali. Penentuan radius aman alat menggunakan faktor keamanan 1,4 menghasilkan pengurangan radius dari 300 m menjadi 200 m dan efisiensi konsumsi bahan bakar alat gali muat 33,33%.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602100018
Keyword
flyrock peledakan pertambangan efisiensi video analysis