ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN HELICAL COIL TERHADAP KINERJA SISTEM AIR CONDITIONER (AC)
Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan menganalisis pengaruh penambahan helical coil pada sistem Air Conditioner tipe split kapasitas 1,5 PK dengan refrigerant R22. Modifikasi dilakukan dengan menempatkan helical coil sebagai penukar panas tambahan pada jalur keluaran kompresor untuk memanfaatkan panas buang sebagai pemanas air tanpa mengganggu fungsi utama Air Conditioner. Pengujian dilakukan untuk mengukur parameter termodinamika pada empat titik utama siklus kompresi uap, termasuk temperatur, tekanan, entalpi, dan entropi, pada interval waktu 30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan helical coil menurunkan kerja kompresi rata-rata dari 28,87 kJ/kg menjadi 25,57 kJ/kg (turun 11,43%), meningkatkan efek refrigerasi dari 181,15 kJ/kg menjadi 189,43 kJ/kg (naik 4,57%), menurunkan daya kompresor dari 1.017,75 Watt menjadi 940,14 Watt (turun 7,63%), serta meningkatkan Coefficient of Performance (COP) dari 6,29 menjadi 7,41 (naik 17,89%) dan Energy Efficiency Ratio (EER) dari 21,44 Btu/W menjadi 25,27 Btu/W (naik 17,89%) dibandingkan sistem standar. Selain itu, sistem modifikasi mampu menghasilkan air panas hingga 51,1 °C dalam 120 menit, mendekati performa pemanas air konvensional. Modifikasi ini menawarkan solusi hemat energi dengan manfaat ganda, yaitu pendinginan ruangan dan pemanas air, yang mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602090078
Keyword
Air Conditioner helical coil waste heat energy efficiency water heater COP EER compression work refrigeration effect compressor power