Identifikasi Akuifer dan Estimasi Volume Air Tanah di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, untuk Mendukung Kebutuhan Air Tanah pada Perkebunan Kelapa Sawit Menggunakan Metode Geolistrik
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik akuifer dan memperkirakan volume air tanah di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, untuk mendukung kebutuhan air akibat aktivitas perkebunan kelapa sawit. Metode yang diterapkan adalah geolistrik Vertical Electrical Sounding (VES) menggunakan konfigurasi Schlumberger pada sepuluh titik pengukuran, terdiri dari enam titik di dalam Formasi Aluvial (Qa) dan empat titik di dalam Formasi Tanjung Genting (TRt). Data resistivitas nyata diproses menggunakan inversi kuadrat terkecil dengan perangkat lunak IPI2WIN untuk memperoleh nilai resistivitas sebenarnya, yang kemudian ditafsirkan melalui korelasi dengan data bor dan studi sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa akuifer utama dalam Formasi Aluvial berkembang pada lapisan pasir dengan ketebalan yang bervariasi, sekitar 32 m di zona selatan, 21 m di zona tengah, dan 36 m di zona utara, dengan ketebalan rata-rata 27,5 m. Berdasarkan luas Formasi Aluvium seluas 7.884 ha, volume akuifer diperkirakan mencapai 2,145 × 10⁹ m³. Dengan asumsi porositas efektif sebesar 15%, volume air tanah yang secara teoritis dapat dimanfaatkan adalah sekitar 3,21 × 10⁸ m³. Perkiraan ini menunjukkan bahwa potensi air tanah di Kabupaten Tempilang secara teoritis cukup untuk memenuhi kebutuhan air perkebunan kelapa sawit; namun, pemanfaatannya memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602060048
Keyword
Schlumberger configuration Aquifer Characterization Groundwater Volume Estimation Tempilang District Oil Palm Plantation