Estimasi Sumber Daya Batubara Menggunakan Metode Circular USGS Pada Blok 3 Keban Provinsi Sumatera Selatan
Estimasi sumber daya batubara sangat berperan penting sebelum kegiatan pertambangan dimulai, yang dimana estimasi untuk menghitung jumlah atau nilai sumber daya bahan galian tersebut. Maka, pemilihan metode estimasi harus sesuai dengan karakteristik geologi keterdapatannya. Lokasi penelitian berada di Jalan Lubuk Beringin,
Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tonase batubara berdasarkan tingkat kepercayaan geologi ke dalam kategori sumber daya Tereka, Tertunjuk, dan Terukur menggunakan metode Circular USGS. Mengetahui kondisi geologi sangat penting dalam perhitungan estimasi sumber daya. Mengacu pada
(SNI 5015;2019) mengenai pengklasifikasian endapan batubara, kondisi pada daerah penelitian termasuk ke dalam kondisi geologi moderat. Metode Circular USGS adalah membuat luas area pengaruh atau poligon donat dari titik bor. Jarak pengamatan yang digunakan adalah 250 m (terukur), 500 m (tertunjuk), dan 750 m (tereka). Data dari hasil perhitungan didapatkan nilai volume 62,583,510 m³ (tereka), 33,95,090 m³ (tertunjuk), dan 13,619,196 m³ (terukur). Nilai tonase batubara yang didapatkan 81,358,564 ton (tereka), 44,141,618 ton (tertunjuk), dan 17,704,964 ton (terukur).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602060045
Keyword
Batubara Estimasi Sumber Daya Metode Circular USGS