Pengaruh Proses Produksi Terhadap Hasil Mutu Tapioka Berupa Kadar Air, Impurities, dan Whiteness Tapioka
(Studi Kasus PT XXX)
Tapioka merupakan hasil ekstraksi penggilingan singkong yang menghasilkan pati murni kemudian dikeringkan. Salah satu perusahaan pengolahan tapioka di Indonesia terletak di Lampung Tengah yaitu PT XXX. Proses pengolahan tapioka terdiri dari pengupasan singkong, pencucian singkong, pemarutan singkong, ekstraksi, separasi, pencucian starch, pre-drying, pengering dan pengemasan. Tahapan separasi, pencucian starch merupakan faktor yang menentukan kualitas akhir tapioka yang dihasilkan. Oleh karena itu, titik kritis dalam pengolahan tapioka terletak pada mesin separator, hydrocyclone concentrate dan flash dryer. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis derajat Baume dari mesin separator dan hydrocyclone concentrate serta menganalisis suhu dan rpm dari mesin flash dryer. Penelitian ini akan menganalisis pengaruh derajat Baume dari mesin separator terhadap hasil mutu impurities, menganalisis pengaruh derajat Baume dari mesin hydrocyclone concentrate terhadap hasil mutu whiteness dan menganalisis pengaruh suhu dan rpm terhadap hasil mutu kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan kecepatan putaran screw feeding pada mesin flash dryer tidak mempengaruhi hasil mutu kadar air. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil mutu impurities dan whiteness tidak dipengaruhi oleh derajat Baume.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602060041
Keyword
Pengendalian Mutu Proses Produksi Tapioka