FOTODEGRADASI TETRACYCLINE (TC) MENGGUNAKANZnO DAN NANOKOMPOSIT La2O3/ZnO HASIL HIDROTERMAL UNTUK PENGOLAHAN AIR
Tetracycline (TC) merupakan antibiotik yang bersifat persisten dan sulit diurai oleh sistem pengolahan limbah konvensional. Metode yang digunakan adalah sintesis ZnO dan nanokomposit La2O3/ZnO melalui proses hidrotermal selama 24 jam pada suhu 175°C yang diikuti dengan proses kalsinasi pada 500°C untuk menghasilkan material fotokatalis yang reaktif dan murni. Karakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) mengonfirmasi keberhasilan pembentukan sistem dua fase dengan struktur heksagonal wurtzite pada ZnO, di mana persentase fase La2O3 meningkat secara bertahap sesuai variasi sampel (5%, 10%, dan 15%) tanpa mengubah struktur dasar ZnO. Analisis melalui Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan bahwa penambahan La2O3berperan penting dalam memodifikasi morfologi permukaan menjadi lebih kasar dengan butiran halus, yang bertujuan menyediakan lebih banyak ruang untuk meningkatkan efisiensi kinerja nanokomposit. Hasil uji fotokatalis di bawah paparan sinar UV selama 180 menit menunjukkan terjadinya penurunan intensitas absorbansi yang signifikan, menandakan bahwa polutan TC berhasil terdegradasi menjadi senyawa yang lebih sederhana. Di antara seluruh variasi, sampel La2O3/ZnO 10 menunjukkan stabilitas dan aktivitas fotokatalitik yang optimal, meskipun efisiensi degradasi cenderung menurun pada konsentrasi limbah yang terlalu pekat (7 ppm) akibat terhambatnya penetrasi cahaya ke permukaan katalis. Secara keseluruhan, La2O3 ke dalam ZnO terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan fotodegradasi untuk aplikasi pengolahan air limbah yang mengandung zat antibiotik.Kata kunci: Nanokomposit, Hidrotermal, Seng Oksida, Lantanum Oksida, Fotokatalis, Tetracycline
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602060017
Keyword
Nanokomposit Hidrotermal Seng Oksida Lantanum Oksida Fotokatalis Tetracycline