(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Identifikasi mineral sulfida dengan mengunakan metode geolistrik 2d Resistivitas dan Induced polarization (IP) daerah vulkanik tolitoli, Sulawesi Tengah


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi indikasi mineralisasi sulfida pada daerah vulkanik Tolitoli, Sulawesi Tengah, berdasarkan respon kelistrikan bawah permukaan. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas dua dimensi (2D) dan Induced Polarization (IP) dengan konfigurasi Wenner–Schlumberger. Akuisisi data dilakukan pada sepuluh lintasan pengukuran yang terbagi ke dalam dua area pengamatan, kemudian diolah menggunakan inversi least squares untuk memperoleh penampang resistivitas dan chargeability dua dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian didominasi oleh nilai resistivitas tinggi (>1000 Ωm) yang diinterpretasikan sebagai batuan vulkanik masif dan relatif segar, seperti andesit dan basal. Namun demikian, data IP memperlihatkan adanya anomali chargeability menengah hingga tinggi (40–60 ms) yang berkembang secara terlokalisasi dan berasosiasi dengan zona rekahan serta alterasi hidrotermal. Kombinasi nilai resistivitas rendah hingga menengah (10–100 Ωm) dan chargeability menengah diinterpretasikan. sebagai indikasi keberadaan mineral sulfida terdiseminasi, terutama pirit, dengan intensitas rendah hingga menengah. Zona indikasi mineralisasi paling menonjol teridentifikasi pada lintasan 3 dan lintasan 6, yang diduga dikontrol oleh struktur geologi sebagai jalur migrasi fluida hidrotermal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa integrasi metode resistivitas 2D dan Induced Polarization efektif digunakan untuk mengidentifikasi indikasi mineralisasi sulfida pada lingkungan vulkanik yang kompleks, meskipun berkembang pada batuan dengan resistivitas relatif tinggi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602060012

Keyword
Induced Polarization Resistivitas 2D Mineralisasi Sulfida Batuan Vulkanik Tolitoli.