PERANCANGAN YOUTH CENTER DENGAN PENDEKATAN
ARSITEKTUR ADAPTIF DI KOTA METRO
Kota Metro menghadapi meningkatnya balap liar dan kurangnya ruang
bagi komunitas remaja seperti skateboard, bela diri, dan otomotif.
Minimnya fasilitas yang aman dan legal mendorong penggunaan ruang
publik yang tidak sesuai fungsi, sehingga memunculkan masalah
keselamatan dan ketertiban. Tugas akhir ini merancang Youth Center
sebagai wadah formal yang mampu menampung aktivitas dan
kreativitas remaja secara positif.
Pendekatan Arsitektur Adaptif digunakan untuk menghadirkan ruang
yang fleksibel, mudah dimodifikasi, dan responsif terhadap dinamika
komunitas muda. Perancangan dilakukan melalui analisis isu kota, studi
preseden, analisis pengguna, dan pemrograman ruang. Hasil desain
meliputi mini circuit balap legal, skatepark, dojo bela diri, studio boxing,
ruang komunitas multifungsi, serta taman publik sebagai ruang sosial.
Youth Center ini diharapkan menjadi fasilitas yang aman, inklusif, dan
adaptif, serta berkontribusi dalam mengurangi balap liar, meningkatkan
interaksi lintas komunitas, dan memperkuat identitas ruang publik Kota
Metro sebagai kota ramah pemuda.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602050019
Keyword
Youth Center arsitektur adaptif komunitas remaja ruang fleksibel Kota Metro skatepark balap motor legal