(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Ukuran Partikel Dan Konsentrasi Serbuk Biji Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Biokoagulan Pada Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu


Limbah cair tahu mengandung bahan organik dan nutrien tinggi yang menyebabkan nilai Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Suspended Solids (TSS) melampaui baku mutu sehingga berpotensi mencemari lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh ukuran partikel serbuk biji kelor dan konsentrasi koagulan terhadap efektivitas pengolahan limbah cair tahu. Manfaat penelitian ini adalah memberikan alternatif biokoagulan alami yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan bagi industri tahu. Lingkup penelitian meliputi pengolahan limbah cair tahu melalui proses koagulasi–flokulasi menggunakan serbuk biji kelor. Batasan penelitian ditetapkan pada variasi ukuran partikel 100, 200, dan 300 mesh serta konsentrasi koagulan 2–5 g/L pada skala laboratorium. Metodologi penelitian menggunakan metode jar test dengan Rancangan Acak Lengkap dua faktor dan analisis data menggunakan uji ANOVA serta uji lanjut Tukey HSD. Interpretasi data menunjukkan bahwa ukuran partikel dan konsentrasi koagulan berpengaruh nyata terhadap penurunan kekeruhan, COD, TSS, Total Dissolved Solids (TDS), dan Total Solids (TS), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap pH. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimum pada ukuran partikel 200 mesh dan konsentrasi koagulan 5 g/L dengan efisiensi penurunan turbiditas 76%, COD 86%, TSS 79%, TDS 76%, dan TS 77%.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602040061

Keyword
Biji Kelor Koagulasi-Flokulasi Konsentrasi Koagulan Limbah Cair Tahu Ukuran Partikel