Pengaruh Variasi Perekat Limbah POME dan Tepung Tapioka terhadap Karakteristik Biobriket Cangkang Kelapa Sawit sebagai Energi Alternatif
Limbah cair CPO yang biasa disebut POME (Palm Oil Mill Efluent) memiliki kandungan yang berbahaya pada badan air yang akan menyebabkan eutrofikasi, selain itu akan berdampak pada kesehatan manusia. Salah satu cara untuk mengurangi limbah dengan memanfaatkan limbah menjadi energi alternatif yakni biobriket dengan cangkang kelapa sawit sebagai bahan baku dan POME sebagai perekat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi perekat limbah POME, dan tepung tapioka terhadap karakteristik briket dari tempurung kelapa sawit. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu jenis bahan perekat dan konsentrasi perekat. Proses karbonisasi pada suhu 400 ˚C selama 30 menit dan menggunakan ukuran partikel 100 mesh. Pencampuran perekat dan arang menggunakan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% pada perekat POME dan tepung tapioka. Analisis pengujian yang dilakukan yaitu kerapatan, kadar air, kadar abu, KZT, karbon terikat, nilai kalor, dan laju pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan hasil terbaik pada POME 5% menghasilkan kadar air 2,92%, kadar abu 2,56%, karbon terikat 77,33
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602040027
Keyword
Industri Kelapa Sawit Limbah POME Biobriket Cangkang Kelapa Sawit