Perancangan Lanskap Kawasan Masjid Babussalam Islamic Center Kabupaten Muara Enim Dengan Pendekatan Taman Islami
Kawasan Masjid Babussalam Islamic Center di Kabupaten Muara Enim ditetapkan sebagai kawasan wisata dalam RDTR Perkotaan Muara Enim 2024-2044, namun kondisi fasilitasnya dinilai belum memadai untuk mendukung kegiatan keagamaan dan wisata. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan kendala kawasan, serta memberikan rekomendasi perancangan lanskap dengan pendekatan Taman Islami. Menggunakan metode campuran, dengan tahapan perancangan menurut LaGro (2008). Hasil penelitian ini menemukan bahwa kawasan memiliki (1) potensi berupa landmark masjid yang ikonik, ruang terbuka yang luas, topografi datar-landai, dan tanah aluvial yang subur. Namun, terdapat kendala signifikan seperti fasilitas yang belum memadai, ketidakteraturan tata ruang, kenyamanan termal yang rendah, serta masalah sirkulasi dan kebersihan. Oleh karena itu, (2) direkomendasikan konsep "Raudhah Babussalam" yang membagi kawasan menjadi tiga area utama dengan luas sebagai berikut: Area Penerimaan (9.244 m²), Area Masjid (17.403 m²), dan Area Komersil (7.461 m²).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602030073
Keyword
ruang publik ruang terbuka tempat ibadah lingkungan masjid desain lanskap