Strategi Pengelolaan Konservasi Rusa Timor (Cervus timorensis) di Penangkaran Rusa Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung
Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman (Tahura WAR) berada di Kecamatan Kemiling, Kelurahan Sumberagung, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Penangkaran Rusa Tahura WAR merupakan salah satu penangkaran yang ada di Provinsi Lampung. Jenis rusa yang dikembangbiakan adalah Rusa Timor (Cervus timorensis). Tujuan dari pelaksanaan penelitian yaitu mengevaluasi potensi dan masalah pada Penangkaran Rusa Tahura WAR, dan memberikan rekomendasi kelayakan Penangkaran Rusa sebagai tempat Konservasi. Terdapat masalah yang dihadapi oleh rusa timor (Cervus timorensis) yang tampak kurus dan kurang terawat, sementara fasilitas di taman penangkaran juga mengalami kurang pemeliharaan. Analisis yang digunakan yaitu Eksternal Strategic Factrors Summary (EFAS) dan Internal Strategic Factors Summary (IFAS). Selanjutnya, analisis dilakukan menggunakan metode Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (ancaman), and Threats (ancaman) (SWOT). Hasil rekomendasi menghasilkan keluaran berupa visualisasi dan strategi pengelolaan pada Taman Penangkaran Rusa. Rekomendasi visualisasi tersebut meliputi pembagian zona ruang yang terdiri atas zona privat, zona publik, dan zona konservasi, dengan rincian area di dalamnya mencakup area edukasi, area rekreasi, area reproduksi, area pengelola, serta area kandang utama. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan untuk meningkatkan wisata konservasi rusa di taman penangkaran rusa.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602030058
Keyword
lanskap perilaku rusa satwa wisata edukasi zonasi