Redesain Bendung Way Ngison Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung
Bendung merupakan infrastruktur air yang berfungsi menaikkan muka air sungai sehingga dapat dialirkan ke saluran pengambilan dan selanjutnya disalurkan secara gravitasi menuju lahan irigasi. Di Kabupaten Pringsewu, sektor pertanian menjadi penopang utama perekonomian masyarakat, salah satunya didukung oleh keberadaan Bendung Way Ngison di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pagelaran. Bendung ini berada dalam wilayah DAS Way Tebu dan melayani Daerah Irigasi Way Ngison seluas sekitar 1.980 hektar. Namun, kinerja bendung mengalami penurunan seiring meningkatnya akumulasi sedimentasi di bagian hulu bendung, yang menyebabkan terganggunya kapasitas aliran irigasi. Kondisi tersebut menjadi alasan utama perlunya upaya perencanaan ulang agar fungsi pelayanan air dapat dipulihkan.
Perencanaan ulang dilakukan dengan menggunakan data curah hujan DAS Way Ngison yang diperoleh dari instansi terkait. Data kemudian dianalisis dengan metode distribusi probabilitas normal, log normal, gumbel, dan log Pearson III untuk menentukan hujan rencana kala ulang 50 tahun. Debit banjir rencana dihitung menggunakan Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu dan diperoleh nilai 411,95 m³/s. Bangunan utama dirancang menggunakan mercu tipe bulat dengan jari-jari 0,75 m serta kolam olak tipe bak tenggelam, dipilih berdasarkan nilai bilangan Froude < 4,5 dan karakteristik aliran yang membawa batuan, dengan panjang lantai muka 30 m.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602020034
Keyword
Bendung Debit Banjir Bangunan Utama Pringsewu