INTEGRASI METODE HIRARC DAN WISE CHECKLIST DALAM MENENTUKAN REKOMENDASI SARANA PROTEKSI DAN ALAT KESELAMATAN KERJA STUDI KASUS IRAWAN JAYA TEKNIK WELDING CREATIVE
Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang jasa pengelasan menuntut peningkatan produktivitas yang diiringi dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara optimal. Aktivitas pengelasan memiliki potensi bahaya yang tinggi sehingga diperlukan upaya sistematis dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya K3, menilai tingkat risiko menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC), serta menyusun rancangan pengendalian risiko pada UMKM Irawan Jaya Teknik Welding Creative. Metode HIRARC dan WISE Checklist digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pengisian WISE Checklist. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 48 potensi bahaya pada seluruh tahapan proses produksi. Berdasarkan penilaian risiko, 31,25% risiko termasuk kategori extreme, 27,08% kategori high, 27,08% kategori medium, dan 14,58% kategori low. Pengendalian risiko diprioritaskan pada risiko kategori extreme dan high dengan mengacu pada hierarki pengendalian, meliputi eliminasi, substitusi, pengendalian teknis, administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran empiris penerapan HIRARC dan WISE Checklist pada UMKM jasa pengelasan serta menjadi referensi dalam pengembangan sistem manajemen K3 guna menurunkan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602010005
Keyword
HIRARC, K3, Pengelasan, UMKM, WISE Checklist HIRARC, Occupational Safety and Health, Welding, M