Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rapat arus terhadap karakteristik lapisan dan perubahan massa pada anodisasi aluminium paduan remelting pasca annealing. Tiga variasi rapat arus yang digunakan yaitu 0.25 A/m2, 0.5 A/m2, dan 0.75 A/m2, dengan parameter lain konstan untuk memastikan kestabilan proses anodisasi. Pengujian karakteristik lapisan meliputi ketebalan lapisan dan struktur lapisan dan uji perubahan massa adalah dengan membandingkan massa spesimen sebelun dan sesudah di anodisasi. Rata-rata hasil pengujian perubahan massa pada spesimen dengan rapat arus 0,25A/m2, 0,5 A/m2, dan 0,75 A/m2 didapatkan nilai sebesar 0,018g, 0,043g, dan 0,111g. Hasil presentase perubahan massa pada spesimen dengan rapat arus 0,25A/m2, 0,5A/m2, dan 0,75A/m2 adalah 0,502%, 0,122%, dan 0,313%. Nilai pengujian ketebalan lapisan pada spesimen aluminium dengan variasi rapat arus 0,25A/m2, 0,5A/m2, dan 0,75A/m2 secara berurutan adalah 5,055µm, 5,905µm, dan 8,323µm. Hasil pengujian kekerasan pada spesimen dengan rapat arus 0,25A/m2, 0,5A/m2, dan 0,75A/m2 secara berurutan adalah 103,860 HVN, 147,843 HVN, dan 198,427 HVN. Hasil pengujian struktur lapisan menunjukan bahwa semakin tinggi rapat arus maka lapisan oksida yang terbentuk pada aluminium paduan remelting akan semakin baik. Perubahan yang terjadi pada ketebalan lapisan dan massa pada spesimen disebabkan oleh rapat arus, karena rapat arus sangat mempengaruhi pembentukan lapisan oksida, lalu partikel Si pada pada aluminium paduan remelting juga mempengaruhi struktur lapisan oksida yang terbentuk pada proses anodisasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601280060
Keyword
Aluminium Remelting Anodisasi Annealing Perubahan massa Micro vickers Struktur lapisan