(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Studi Pengaruh Exposure Time dan Magnitudo Bintang Terhadap Pengukuran Seeing


Penelitian ini menganalisis pengaruh exposure time dan magnitudo bintang terhadap pengukuran seeing atmosfer menggunakan metode image motion dan metode startrail. Seeing merupakan parameter penting dalam astronomi yang menentukan citra objek langit dan dipengaruhi oleh kestabilan atmosfer. Pengukuran seeing dilakukan menggunakan Itera Robotic Telescope dengan variasi exposure time antara 0,5 hingga 6 detik terhadap bintang dengan magnitudo berbeda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai seeing cenderung meningkat seiring bertambahnya exposure time, akibat integrasi fluktuasi turbulensi atmosfer dan kemungkinan pengaruh kesalahan pelacakan teleskop. Sementara itu, variasi magnitudo bintang tidak menunjukkan pengaruh dengan nilai FWHM yang sama untuk magnitudo yang berbeda-beda. Metode startrail diterapkan pada lima bintang terpilih melalui proses cropping, rotasi citra, ekstraksi profil intensitas, serta fitting polinomial untuk memperoleh fluktuasi posisi jejak bintang. Nilai seeing rata-rata yang diperoleh dari metode startrail sebesar 1,084 ′′.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601280040

Keyword
seeing turbulensi exposure time image motion startrail