(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Redesain Ruang Terbuka Hijau Pada Kawasan Permukiman dengan pendekatan Universal Design di Taman Abdi Negara Kecamatan Mandalajati Kota Bandung


View/Open

Author
Nurul, Rahimah

Date Published
22 Dec 2025

Advisor
Rizka Nabilah, S.Si., M.Si.,
Zulvita Amanda, S.T., M.Ars.L,

Subject
Arsitektur Lanskap

Publisher


Berdasarkan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau, Taman Abdi Negara seharusnya termasuk dalam kategori taman kecamatan. Namun, kondisi aktual menunjukkan adanya ketidaksesuaian fungsi yaitu rimba kota. Analisis juga menunjukkan adanya peningkatan jumlah penduduk di Kecamatan Mandalajati, termasuk kelompok rentan seperti lansia, disabilitas, dan bayi dengan badan lahir rendah. Oleh sebab itu, diperlukan perhatian khusus terhadap kebutuhan pengguna dalam perancangan ruang terbuka hijau (RTH) agar dapat menunjang kenyamanan dan aksesibilitas bagi seluruh kelompok masyarakat. Upaya ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Bandung melalui Raperda tentang RPJPD Kota Bandung Tahun 2025–2045 yang menekankan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Kualitas aset Taman Abdi Negara saat ini tergolong buruk sehingga diperlukan pengembangan perencanaan dan pengelolaan aset taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan ruang terbuka di Taman Abdi Negara serta memberikan rekomendasi rancangan ulang dengan pendekatan Universal Design. Metode yang digunakan adalah mix method dengan metode perancangan adaptasi LaGro yang mencakup tahap persiapan, pengumpulan data, analisis, sintesis, dan konseptual desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan dan pengelolaan RTH sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan permukiman, serta menjamin akses bagi seluruh kalangan tanpa hambatan dengan penerapan desain universal.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601280039

Keyword
kelompok rentan lanskap perancangan ulang ruang publik taman kecamatan