Analisis Kualitas Udara Ambien (NO₂ dan SO₂) di Desa Sungai Langka: Pemantauan, Pemetaan, dan Hubungannya Terhadap Aktivitas Antropogenik
Pencemaran udara menjadi isu lingkungan yang semakin penting, terutama di wilayah pedesaan yang mulai berkembang pesat seperti Desa Sungai Langka, Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi gas NO₂ dan SO₂, menghitung Indeks Kualitas Udara (IKU), serta menilai keterkaitan aktivitas antropogenik yaitu jumlah kendaraan dan pembakaran sampah terhadap konsentrasi kedua polutan tersebut. Pengambilan sampel udara dilakukan di tiga titik menggunakan alat Air Sampler Impinger, kemudian diuji di laboratorium dengan metode spektrofotometri. Pemetaan polutan dilakukan menggunakan Sistem Informasi Grafis (SIG) dengan metode interpolasi Inverse Distance Weighting (IDW), sedangkan analisis statistik meliputi uji korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NO₂ berkisar antara 110,62–161,59 µg/m³ (di bawah baku mutu), sedangkan SO₂ antara 200,36–213,19 µg/m³ (melampaui baku mutu). Nilai IKU sebesar 47,99 termasuk kategori “Kurang”. Jumlah mobil dan pick-up berhubungan positif kuat signifikan dengan NO₂ (r = 0,525; r = 0,613; p < 0,05), dan truk berhubungan positif sedang signifikan terhadap SO₂ (r = 0,394; p < 0,05), sedangkan pembakaran sampah tidak signifikan. Secara keseluruhan, aktivitas transportasi menjadi faktor dominan yang mempengaruhi variasi konsentrasi polutan di wilayah penelitian.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601280023
Keyword
Pemantauan Kualitas Udara Nitrogen dioksida (NO₂) Sulfur dioksida (SO₂) Aktivitas Antropogenik